Perubahan Iklim Hasil Konspirasi? Itu Hoaks!


Sabtu, 13 Januari 2024 - 20:16 | kominfo.go.id

Jakarta Pusat, Kominfo - Beredar konten unggahan di media sosial Facebook yang sedang menjadi perbincangan waga net. Dalam unggahan itu dijelaskan perubahan iklim merupakan hasil dari konspirasi High-frequency Active Auroral Research Program (HAARP), Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir (CERN), Bluebeam, dan perjanjian emisi karbon dengan Forum Ekonomi Dunia atau WEF.Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta dari kompas.com yang menyebutkan bahwa perubahan iklim merupakan hasil konspirasi tersebut tidak berdasar.Data dari National Aeronautics and Space Administration (NASA) menunjukkan sejumlah bukti perubahan iklim, antara lain suhu bumi semakin panas, meningkatnya karbon dioksida, permukaan laut semakin tinggi, dan peningkatan bencana ekstrem.  Lebih lanjut, dalam catatan geologi, perubahan iklim selalu terjadi baik karena faktor alami atau akibat manusia.Dikutip dari situs USGS, aktivitas manusia meningkatkan gas rumah kaca di atmosfer sejak revolusi industri yang menyebabkan lebih banyak retensi panas dan peningkatan suhu permukaan.Perubahan penggunaan lahan seperti penggundulan hutan, menyebabkan perubahan jumlah sinar matahari yang dipantulkan dari tanah kembali ke ruang angkasa.Berikut laporan harian isu hoaks, disinformasi dan misinformasi yang telah diidentifikasi oleh Tim AIS Kementerian Kominfo, Sabtu (13/01/2024):1.         [HOAKS] Akun Facebook Mengatasnamakan Kepala BKPSDM Kota Cirebon2.         [HOAKS] Perubahan Iklim adalah Hasil Konspirasi3.         [HOAKS] Akun WhatsApp dan Facebook Mengatasnamakan Kapolresta Magelang4.         [HOAKS] Menkopolhukam Mahfud MD Meminta Presiden Joko Widodo Dihukum Seumur Hidup

Baca lebih lanjut di kominfo.go.id

^ scroll to top